Sabtu, 20 Februari 2010

12 Posisi Seks Yang Diinginkan Wanita


Pada Sabtu, 20 Februari 2010 Pos Kota telah melangsir ada 12 rahasia seks yang diinginkan wanita, yang sebaiknya Anda perlu mengetahuinya seperti yang dikutip dari mens’ health.

Sebuah penelitian baru, yang dilakukan oleh beberapa ahli yang telah melakukan jajak pendapat terhadap lebih dari 700 perempuan untuk mendapatkan keduabelas aturan main yang sangat didambakan oleh perempuan, dan dijamin akan membuat malam minggu Anda terasa lebih berbeda dengan pasangan.

Dengan mengubah sedikit khayalannya Anda menjadi kenyataan, pasangan Anda akan setuju untuk beraksi keluar mewujudkan impian terliar seks Anda. Diharapkan setelah mengetahui rahasia ini pasangan Anda akan menginginkan seks yang lebih sering dan hal-hal tidak terduga lainnya akan Anda dapatkan bersama si dia di ranjang.

1. Fokus untuk membangun hubungan seks yang menggairahkan pasangan

Apa cara terbaik untuk membuka keinginan wanita yang paling liar di ranjang? “Nafsu,” kata 42 persen perempuan yang disurvei. “Itu berarti si pasangan menginginkan seluruh pikiran Anda terfokuskan di situ dan tidak terganggu dengan hal-hal lain,” kata Joel Block, Ph D., Long Island, seorang psikolog dan penulis Secrets of Better Sex.
Komunikasi nonverbal juga penting. Tatapan mata, lumatan bibir, dan jenis kontas fisik lainnya yang disertai komunikasi verbal menunjukkan bahwa dia adalah satu-satunya yang Anda inginkan, bukan fantasi yang ada di kepala Anda. Fokuskan pandangan penuh perasaan, benamkan wajah di sekitar lehernya, gerakkan ujung lidah Anda dari tulang selangkangan ke daun telinga, dan bisikan kenapa Anda mabuk kepayang bersamanya.

2. Pemanasan harus menjadi menu utama dalam berhubungan seks

Seorang konselor seksualitas Beverly Whipple, Ph D., RN, berkata “Anda berdua akan merasakan keintiman yang mendalam saat sedang melakukan pemanasan dan saling menikmati kenikmatan berhubungan bukan hanya pada saat mencapai garis finish saja.”
Perempuan yang disurvei setuju: Dua dari lima kata orgasme terakhir mereka terjadi selama pemanasan itu sendiri, bukan pada saat berhubungan seksual. Para perempuan ini juga menambahakan kurangnya kreativitas dan keterampilan permainan tangan para lelaki dalam melakukan hubungan seksual.

3. Kesenangan bukanlah kepuasan

Kabar baiknya adalah Anda dapat memberikan seorang wanita keduanya, yaitu kesenangan dan kepuasan. Dalam sebuah penelitian Institut Kinsey, baik perempuan dan laki-laki sepakat bahwa seks tanpa kondom lebih nikmat tetapi dengan menggunakan kondom sebenarnya membantu perempuan itu sendiri untuk merasakan kenikmatan secara keseluruhan. Bahkan mereka yang menggunakan kondom sebagai alat kontrasepsi melaporkan bahwa kepuasan kehidupan seks mereka meningkat 17,5 persen dari sebelumnya.

4. “Lembut” Artinya lebih luas dari Itu

“Kata adalah kode bagi seorang wanita untuk memberitahu Anda untuk lebih peka terhadap isyarat yang dilontarkan,” kata Block.
Menyentuh klitoris tanpa pemanasan yang layak akan terasa kasar, kata Lou Paget, pendidik seks dan penulis How To Be a Great Lover.
Gunakan rangsangan dengan meremas saraf klitoris sedikit meluas beberapa inci di bawah kulit di kedua sisi vaginanya, yang berarti Anda dapat memijat tanpa tekanan langsung ke kuncup. Meraba dengan lidah atau jari lalu gosok perlahan. Jika ia berbisik, Anda sudah menemukannya G-spotnya. Jika dia gelisah atau terengah-engah, segera mengambil langkah mundur.

5. Suasana penting untuk mencapai klimaks

“Pada awal percobaan kami, hanya 50 persen dari subyek wanita kami mampu mencapai orgasme,” kata penulis studi Gert Holstege, MD, Ph D., ketua pusat uroneurology di University of Groningen, di Belanda . “Tapi kami tahu mereka tidak nyaman karena mereka memiliki kaki dingin. Kami memberi mereka kaus kaki, dan 80 persen mencapai orgasme.”
Kaus kaki bukan rahasia, kata Dr Holstege. “Sebuah lingkungan menyenangkan, yang meliputi suhu ruangan, adalah bagian penting membuatnya merasa aman, terlindungi, dan nyaman.”

6. Setiap posisi memiliki tujuan

“Tidak perlu terlalu aneh selama selama berhubungan seks yang terbaik adalah orang-orang yang fokus pada klitoris,” kata Levkoff. Posisi di bawah ini dirancang untuk meningkatkan rangsangan ke klitorisnya, bahkan lebih ujung saraf daripada kepala penis Anda, yaitu: misionaris, girl on top, doggy style.

7. Orgasme harus dilakukan bersama-sama

Hanya satu dari lima wanita kita yang disurvei mengatakan mereka orgasme selama penetrasi. “Sebagian besar perempuan muda ingin pasangan mereka untuk memperlambat dengan menggunakan tangan dan mulut lagi,” jelas Juliet Richters, Ph D., seorang peneliti seks dari Australia.
Jadi bagaimana Anda bisa yakin dia tidak membiarkan Anda pergi dengan mudah? “Katakanlah ‘Aku suka melakukan hal ini, aku bisa melakukan ini sepanjang hari. Apakah Anda yakin ingin aku berhenti?’ ” kata Whipple menambahkan.
Pilihan lain: Mintalah bantuan. Vibrator kecil di klitoris dan bibir basah Anda di tempat lain untuk melakukan rangsangan lain.

8. Jangan segera mengakhiri saat intim Anda berdua dengan mengucapankan “terima kasih”

Hanya setengah dari semua perempuan dapat mencapai orgasme ketika seks berlangsung selama 10 menit atau kurang, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan 2009 dalam Journal of Sexual Medicine. Jika dia tidak orgasme, pastikan Anda akan memiliki kesempatan untuk mengatakan, “Nanti malam, aku akan menjadi milikmu sepenuhnya.” kemudian menepati janji itu.

9. Temukan G-spot pasangan Anda

G-spot dan klitoris bukan satu-satunya sasaran yang ada di depan mata. “Anatomi terbaru sebuah riset mengatakan bahwa mungkin lebih baik klitoris digambarkan sebagai ‘klitoral kompleks,’ di mana vagina, uretra, dan klitoris semua unit berfungsi sebagai individu bukan sebagai bagian,” jelas peneliti Institut Kinsey dan Men’s Health kolumnis Debby Herbenick, Ph D.
Cobalah bekerja dengan mengkombinasikan klitoris dan menekan beberapa titik panas sekaligus. Beberapa peneliti percaya bahwa ada sesuatu yang disebut A-spot, yang terletak jauh di dalam vagina di sisi paling dekat pusarnya. “Sentuh tempat ini dan ia akan membasahi hampir seketika,” kata Cox.

10. “Siap” sangat relatif bagi setiap orang

“Hanya karena seorang wanita yang dilumasi bukan berarti dia sudah siap untuk seks,” kata Richters. Bagi wanita waktu yang tepat adalah begitu dia mencapai fase rangsangan yang disebut “ketegangan otot rahim.” Persis seperti kedengarannya: bagian belakang rahim terbuka dan jalan masuk dari vagina akan memanjang sebanyak satu inci.
“Anda akan mengalami penetrasi lebih dalam, dan vagina akan memberikan pegangan yang kuat pada kepala penis Anda,” ujar Barbara Keesling, Ph D., dosen seksualitas manusia di California State University di Fullerton dan penulis Manusia di ranjang.
Keesling mengatakan posisi terbaik adalah kupu-kupu: “Suruh dia berbaring telentang dan tarik lututnya hingga ke bahu, memiringkan panggul sehingga vaginanya tertuju hampir ke langit-langit,” katanya menambahkan.

11. Ingin melakukan hubungan seks? Cuci piring dulu…

“Jika seorang wanita terganggu oleh pekerjaan rumah, kurang tidur, tugas-tugas di tempat kerja, itu dapat mengganggu gairah seksuanya,” kata Whipple. Tujuh dari 10 perempuan yang disurvei mengatakan mereka melakukan semua pekerjaan rumah setiap waktu, tapi laki-laki hanya membantu sekitar 30 persennya saja, menurut Council on Contemporary Families. Para perempuan yang disurvei mengatakan mereka sangat berterima kasih jika Anda mencuci piring, memasak makan malam, dan mencuci pakaian, dalam urutan itu. Nilai bonus untuk Anda: Jangan menolak bila pasangan membutuhkan bantuan Anda.

12. Jangan mengutamakan orgasme bagi diri Anda sendiri

“Apa pun yang Anda lakukan, jangan melihat ke atas dan bertanya,” Apakah kau sudah hampir puas? ” atau “Apakah sudah siap?” kata Whipple.” Ini mengganggu, dan hal itu akan menambah tekanan yang tidak perlu, tegasnya.
Dan jika Anda menunggu dia untuk mencapai orgasme selama penetrasi, kadang-kadang lebih baik untuk menyelesaikan terlebih dahulu, daripada bertahan selama setengah jam. “Perempuan tidak mengalami orgasme setiap waktu, dan mereka tahu itu,” kata Whipple.
Jadi bergiliranlah. Levkoff berkata, “Anda selalu dapat kembali dengan menggunakan tangan atau jari Anda untuk menyenangkan hatinya, kalau dia masih menginginkannya.”

Semoga keduabelas rahasia ini dapat berguna bagi Anda dan pasangan.(M=1/B)

Kamis, 11 Februari 2010

Seks, Bicara Orgasme Palsu

Suara merdeka melalui Cybernews pada Sabtu (06/02) merilis tentang Seks, dimana pada pasangan hanya membuat Orgasme Palsu, sehingga akan menjadikan derita batin p[-asangan yang berkepanjangan, inilah kisahnya.

Kepuasan wanita mencapai puncak kenikmatan seks memang selalu menarik menjadi bahan penelitian yang tak ada akhirnya. Wanita yang dinilai tidak seekspresif pria seringkali terjebak dalam orgasme palsu (Fake The Big O). Anggapan mereka, orgasme adalah prestasi terhebat sebuah seks dan demi menyenangkan hati pasangannya, wanita lantas berpura-pura orgasme.

Diduga hampir 2/3 wanita mengaku melakukan orgasme palsu. Ini berbahaya jika terlalu sering dilakukan, karena memberikan efek negatif pada kesehatan psikis. Sebelum mengetahui apa yang harus Anda lakukan agar bisa orgasme, ada baiknya perlu diketahui dulu alasan kenapa Anda tak mampu mendapatkan 'the Big O'.

* Anda dalam kelelahan, butuh istirahat bukannya seks.
* Dia tak paham kondisi Anda, namun Anda tak ingin menyakiti perasaannya.
* Anda tidak 'klik' dengan pasangan, dan Anda menyangkalnya.
* Tak mau dibilang frigid atau payah saat bercinta.

Bisa dipahami Anda melakukan itu semua dan lalu memalsukan orgasme, tapi justru dengan cara seperti itu membuat Anda merasa sendiri dan terisolasi yang berujung pada ketidakpuasan dan kemarahan. Tak hanya menyakiti diri sendiri, Anda juga telah 'membohongi' pasangan.

Laura Berman, Ph.D, seorang terapis seks dan Jennifer Berman, M.D seorang urologist, spesialisasi disfungsi seks pada perempuan, mencoba memberikan tips yang bisa Anda lakukan:

* Bahaslah masalah ini saat Anda dan pasangan tengah dalam kondisi santai dan damai. Jangan tunggu saat seks itu berlangsung atau saat dalam kondisi bersitegang.

* Utarakan secara gamblang apa yang Anda rasakan. Fokuskan diri Anda. Jelaskan meski Anda mencintai pasangan, memujinya menarik tetapi Anda sama sekali tak mendapatkan 'chemistry' saat bercinta dengannya.

* Katakan padanya bahwa selama ini Anda merasa terbebani melakukan orgasme palsu, dan berkata jujur agar dia tak kecewa pada Anda.

Jika hubungan Anda dan pasangan ingin tetap langgeng, memang lebih baik jujur. Komunikasikan apa yang Anda mau dan inginkan. Jika masalahnya terletak pada skill, cobalah tuntun dia ke area hot spots di seluruh tubuh Anda. Nikmati segala proses yang berjalan, ingatlah bahwa inti dari seks bukanlah berlomba mencapai puncak.

Namun, jika ternyata dia juga menemukan hambatan dalam memahami Anda, ada baiknya jika Anda berdua berkonsultasi pada sang ahli. Dengan berjalannya waktu, disertai usaha dan komunikasi, juga kesabaran mencapai tujuan, Anda berdua akan bisa merasakan 'the big O' bersama-sama.
(berbagai sumber/maya)

Minggu, 31 Januari 2010

Anda Kecanduan Seks? Ini Terapinya

Sejak skandal pegolf Tiger Woods terungkap, soal kecanduan seks jadi masalah besar.
Sabtu, 30 Januari 2010, 21:00 WIBElin Yunita Kristanti, Muhammad Chandrataruna

Media VIVAnews pada hari Minggu (31/01) telah merelis tentang Kecanduan Seks dan terapi Terapi penyembuhanya yakni - Awalnya, berbicara tentang kecanduan seks seperti hal biasa, bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan atau ditakutkan. Namun, sejak skandal pegolf Tiger Woods terungkap, ini jadi masalah besar. Apalagi di mata wanita.

Para pecandu seks selalu terobsesi dengan aktivitas seks dan memiliki segudang pengalaman seks yang tak terkendali. Meski, mereka tahu ada sejumlah konsekuensi negatif yang menunggu.

Hingga kini, belum diketahui apakah candu ini berasal dari faktor fisiologis, psikologis, atau kombinasi keduanya.

Umumnya, para pecandu memiliki sejarah seks yang rumit dan pengalaman seks yang membuatnya merasa bersalah, minder, dan depresi.

Gangguan psikologis lain, seperti gangguan bipolar atau gangguan obsesif-kompulsif juga sering jadi penyebab.

Jika Anda kecanduan seks hanya dengan pasangan, mungkin bukan masalah. Namun, ketika kecanduan seks Anda sudah mulai "mengganggu" Anda atau orang sekitar Anda, ada tiga tips dari LiveStrong, yang mungkin bisa menolong Anda menghadapi persoalan yang "unik" ini.

1. Konsultasi dengan ahli kejiwaan

Ketika seks sudah mengganggu psikologis Anda, kami menyarankan agar menempuh jalur psikoterapi. Psikoterapi mampu memperlakukan kecanduan dan perasaan-perasaan negatif secara terarah. Baiknya, Anda memilih ahli terapi yang berpengalaman mengobati perilaku seksual kompulsif.

Melalui psikoterapi, Anda akan menerima terapi khusus untuk kecanduan seks secara pribadi atau kelompok (grup), sekedar rawat inap dan rawat jalan, sampai program-program yang tersedia. Tetapi, jika kecanduan seks Anda cukup parah sehingga mengganggu orang lain, dianjurkan untuk rawat inap di awal.

2. Carilah bantuan dengan obat

Mungkin beberapa obat psikiatris bisa mengobati psikologis Anda yang kecanduan seks. Antideprean, khususnya SSRI (selective sorotin reuptake inhibitor), yang sering diresepkan untuk kecanduan seksual, layaknya depresi yang merupakan masalah umum. Obat anti-cemas dan obat-obat penenang berdosis ringan mungkin juga bisa meminimalisasi candu di kepala Anda.

Anti-androgen juga bisa diandalkan, karena ia mampu menghambat hormon seks dan mengurangi gejolak. Juga Naltrexone, yang secara konvensional sering digunakan untuk pecandu narkotik dan alkohol.

3. Mengikuti diskusi bersama grup

Jika Anda menunjukkan kemajuan karena kecanduan seks Anda kunjung sembuh, mungkin langkah selanjutnya yang paling tepat adalah merujuk ke kelompok swadaya. Ini diperlukan untuk mencegah kambuh.

Di Amerika Serikat, ada Alcoholics Anonymous sebagai contoh. Kelompok ini biasanya menyuguhkan 12 program terpadu untuk anggotanya agar tidak kembali mencandui seks.

Selain itu, ada pula Sex Addicts Anonymous (SAA), Sexaholics Anonymous (SA), dan Sex and Love Addicts Anonymous (SLAA). Dalam pertemuan-pertemuan, Anda dipersilahkan berbagi dan membahas tentang kecanduan seks yang Anda alami. Dengan begitu, Anda akan menerima dukungan dari teman lain yang bisa membuat hati dan kehidupan seksual Anda lebih tenang dan berbahagia.• VIVAnews

Rabu, 06 Januari 2010

13 Sikap Positif Seks (Bagian 2-Tamat)

Artikel sebelumnya..

8. Konteks Cinta
Seks yang paling memuaskan terjadi jika Anda dan pasangan saling mencintai.

9. Bersedia membantu
Terkadang pasangan Anda mengalami kesulitan seksual yang tidak bisa diatasinya sendiri. Jangan biarkan masalah tersebut berlarut-larut dibiarkan merusak hubungan Anda dan pasangan. Tawarkan padanya untuk mencari bantuan profesional untuk mendapatkan solusinya.

10. Kesehatan yang baik
Rawatlah diri, tak hanya ragawi tetapi juga jiwa Anda. Ini juga diberlakukan pada seks, karena jika Anda sehat itu berarti Anda akan merasakan segala hal lebih menyenangkan dibanding Anda sakit. Kebiasaan pribadi dengan menjaga kesehatan akan meningkatkan kemampuan Anda untuk tetap sehat.

11. Egalitarianisme
Tak ada yang membedakan antara pria dan wanita, dalam hal seks sekalipun. Seks bukan berarti pria yang pertama memulainya dan wanita diharuskan bersikap pasif. Seksisme menempatkan orang dalam kategori simplistik dan terbatas, sikap seks yang sempit seperti ini malah membatasi pengalaman erotik.

12. Sensualitas
Seks adalah proses erotik yang dapat dinikmati pada tiap stadium/tahapan. Jika setiap pasangan mampu fokus pada kenikmatan sensual ini, maka mereka akan mengalami seks secara lengkap.

13. Humor
Seks tak selalu harus serius, justru jadikan seks sebagai hal yang menyenangkan dan kadang-kadang lucu. Setiap pasangan yang dapat menertawakan setiap momen bercinta yang konyol justru akan membantu mereka meminimalkan kecemasan yang timbul.


(konseling/maya)

Senin, 04 Januari 2010

13 Sikap Positif Seks (Bagian 1)


Seks mebutuhkan juga sebuah kekuatan untuk berpikir positif. Dalam seks, sikap yang tepat akan memberi energi positif dalam diri Anda, dan tindakan positif akan mengikuti pikiran yang positif.

Berikut ini 13 sikap untuk seks super yang dikutip Cybernews dari sebuah buku yang ditulis oleh ahli terapi seks Joel D. Block. Ph.D dalam bukunya Secrets of Better Sex.

1. Pengetahuan
Sebagian masyarakat terkadang masih percaya mitos atau hal yang keliru tentang seks. Semisal, wanita yang tidak mampu mencapai orgasme saat berhubungan intim dikatakan sebagai frigid. Pria yang mengalami ejakulasi dini berarti memiliki masalah keintiman. Sedang pria yang tak mampu ereksi saat bercinta akan marah hebat pada pasangannya. Penting untuk memiliki pengetahuan yang luas tentang seks. Ini untuk menghindarkan kita dari segala misinformasi seksual yang akan menimbulkan kesalahpahaman, dan berakibat fatal, bisa melukai perasaan dan menurunkan level kenikmatan seksual.

2. Keberanian
Butuh sedikit keberanian dalam bermain seks. Jangan biarkan rasa takut itu menyerang Anda dan perasaan malu membatasi perilaku seks Anda. Takut gagal dan tak mau terlihat tolol atau tidak dapat memenuhi harapan Anda atau pasangan justru akan menghentikan keinginan untuk mencoba teknik baru, melakukan variasi posisi atau memintanya melakukan jenis percintaan yang pasangan inginkan.

3. Kebebasan
Kebebasan seksual adalah kebebasan dari belenggu tirani dari kata "harus". Seks bukanlah keharusan, tetapi tentang sebuah keinginan yang ingin dicapai bersama. Carilah jawaban tentang apa yang Anda dan pasangan inginkan, bukannya berpikir tantang keharusan yang Anda mau. Itu egois namanya.

4. Keterlibatan
Untuk mencapai kepuasan tertinggi dibutuhkan juga keterlibatan dengan pasangan Anda. Anda tak akan mampu terlibat dalam pengalaman seks yang menyenangkan jika Anda dan pasangan terlalu sibuk memperhatikan potensi dan kepuasan seks masing-masing.

5. Kepercayaan
Seks terbaik adalah jika dua orang yang terlibat di dalamnya merasa cukup aman dan nyaman satu sama lain dan bisa saling menguatkan. Butuh keyakinan bahwa diri Anda akan diterima secara penuh oleh pasangan.

6. Keseluruhan
Dalam seks, seperti juga sebuah kehidupan, siapa yang mampu akan membantu yang tak mampu dengan berbagi. Ini sangat baik untuk meningkatkan pengalaman sendiri dan pasangannya.

7. Komunikasi
Pastikan Anda menjadi komunikator yang efektif dengan mengatakan apa yang Anda mau secara akurat tanpa perlu menyebabkan pasangan sakit hati.

Bersambung..

Sabtu, 02 Januari 2010

Wanita Bahagia dengan Seks

Pada hari Sabtu (02/01) di awal bulan ini, Suara merdeka merilis tentang betapa bahagianya seorang perempuan tentang sex, inilah cerita dalam rilisnya Menjalani kegiatan seksual secara aktif terbukti membawa kebahagiaan dibanding kemakmuran secara finansial. Itulah hasil penelitian yang dilakukan David Blachflower, pakar ekonomi dari Dartmouth College, dan Andrew Oswald dari Universitas Warwick di Inggris. Bahkan wanita yang terbilang aktif secara seksual juga membuat dirinya dua kali merasa seksi.

Penelitian dilakukan pada sekitar 16.000 orang yang dijadikan sebagai sampel. Ditemukan pada penelitian itu bahwa seks memberi pengaruh yang kuat dan positif pada kebahagiaan itu sendiri. Seks juga didentikkan dengan kebahagiaan. Nmaun ini bukuan berarti hidup miskin dan aktif secara seksual bisa membuat hidup lebih bahagia dan bermakna.

Seperti dikutip Cybernews dari jurnal Money, Sex and Happiness: An Empirical Study yang diterbitkan National Bureau of Economic Research, disebutkan bahwa mengubah pola hubungan intim sekali per bulan menjadi dua kali seminggu setara dengan merasa bahagia setelah mendapat tambahan penghasilan sebesar 50.000 dolar AS, untuk rata-rata pekerja di Amerika.

Jadi bisa disimpulkan bahwa uang masih menjadi penentu kebahagiaan seseorang, meski harus dilihat juga dari sisi psikologisnya dan menyadari ada hal lain yang jauh lebih penting dari sekedar materi atau finansial.

Blanchflower juga mengatakan tak ada hubungan langsung antara uang dan seks, karena rata-rata orang dengan penghasilan berbeda cenderung memiliki frekuensi seks yang sama. Namun tak dipungkiri, seks memiliki efek lebih besar pada kebahagiaan seseorang terutama mereka yang memiliki pendidikan tinggi dan lebih kaya, dibanding mereka yang berpendidikan rendah dan lebih miskin.

Rata-rata mereka yang paling bahagia adalah mereka yang paling banyak berhubungan seks secara rutin dan sehat, dalam hal ini pasangan yang sudah menikah atau mereka yang memiliki komitmen hubungan.

Selain itu, ikatan perkawinan yang stabil juga memberikan tingkat kebahagiaan, dan meningkatkan pemasukan sekitar 100.000 dolar AS/tahun. Sementara pasangan yang bercerai mengalami penurunan penghasilan sekitar 66.000 dolar AS/tahunnya.

Tingkat kebahagiaan memang tidak selalu dihubungkan dengan kehidupan seksual. Namun menurut perhitungan ekonomi, mereka yang bahagia adalah mereka yang aktif secara seksual. Memang tak bisa dipungkiri seks dan kebahagian adalah dua sisi yang saling melengkapi.

"Berbagai studi sebelumnya menyatakan orang depresi cenderung jarang melakukan aktivitas seks. Namun saat mereka bahagia, atau terbebas dari depresi, secara otomatis aktivitas seks mereka akan meningkat, itu sudah pasti," kata pakar psikologi dan terapi seks, Dr Robert Hatfield, dari Universitas Cincinnati dan juru bicara Society for the Scientific Study of Sexuality.

Rabu, 23 Desember 2009

Sensasi Bercinta dalam Posisi Berdiri

Pada hari Rabu (23/12) suara merdeka telah merilis tentang sek, yaitu sensasi bercinta dalam posisi berdiri, pada posisi ini semua pasangan harus sama sama menikmati, inilah ceritanya,Bercinta dalam posisi berdiri (standing up sex) memang membutuhkan keseimbangan, kerja sama dan stamina.
Jika itu soal rasa, saya kembalikan kepada Anda semua.

Standing up sex memang menjadi posisi yang paling banyak diminati, bahkan dijadikan referensi bagi banyak pasangan yang tertarik berpetualang dan menginginkan sebuah kegiatan intim yang menggebu-gebu.

Menjajal posisi ini tentu saja tak perlu repot memilih tempat, karena dimanapun Anda dan pasangan bisa melakukannya.

Menurut informasi yang berhasil dikutip Cybernews dari datinglove, posisi ini memiliki ragam cara untuk dinikmati. Soal sensasi, itu tergantung pilihan tempat dan posisi mana yang menurut Anda dan pasangan akan mengundang gairah.

Berikut ini bermacam posisi dan tempat yang pas untuk melakukan standing up sex:

1. Di Kantor Pribadi Pasangan

Seharian pasangan Anda larut dalam tumpukan tugas dan pekerjaan, itu membosankan. Ajaklah dia melupakan sejenak aktivitas dan kepenatan akibat beban kerjanya yang menumpuk.

Buatlah dia merasa nyaman dengan memberikan sedikit 'hiburan' di dalam ruang kerjanya. Tak perlu membersihkan meja kerja dan mencari sofa yang nyaman untuk bercinta, karena cukup dengan posisi berdiri saja, maka Anda telah berhasil membuatnya berpaling sejenak dari kepenatan.

2. Di Kamar Mandi

Membersihkan diri bersama di bawah guyuran air hangat dari shower sangat pas dan mendukung untuk melakukan posisi standing. Berpeganganlah pada bahu kekarnya, jika memungkinkan, minta si dia mengangkat Anda dan lingkarkan kaki Anda di pinggangnya. Posisi ini akan membantu Anda dan si dia meraih orgasme dengan kenikmatan tersendiri.

3. Di Depan Cermin

Bercinta di atas ranjang mungkin saja membosankan. Kenapa tak mencoba posisi standing ini di depan cermin rias Anda. Anda dan pasangan akan lebih leluasa menikmati secara visual tubuh Anda dan si dia saling mendekat dan intim. Posisi ini juga membuat Anda dan pasangan lebih mudah mencapai orgasme.

4. Di dalam Kolam Renang

Saat berenang bersama dan menikmati dinginnya air kolam di rumah Anda, cobalah menjajal posisi standing ini. Berpeganganlah Anda di bahu atau melingkar di pinggangnya. Agar lebih leluasa dan nyaman mencoba posisi ini, Anda bisa pula bersandar pada tepian kolam. Berdirilah berhadapan dan saling tatap untuk menciptakan keintiman.

5. Di Atas Balkon

Jika memilih melakukan posisi standing di balkon atau teras di lantai atas rumah Anda, pastikan kegiatan intim Anda ini tidak terekspose dari luar. Perhatikan juga keamanan Anda dan pasangan, bisa-bisa terjadi kecelakaan tak terduga jika Anda dan si dia tak memiliki keseimbangan cukup tinggi.

Asiknya, Anda dan pasangan dapat merasakan romantisme dan kenikmatan intim bersama di bawah cahaya bulan dan bintang yang berpendar di malam yang cerah.(dl/maya)