Rabu, 07 April 2010

10 Tanda Dia Selingkuh


Permasalahan Cinta, dimana Suara Merdeka pada 05 April 2010 | 12:14 wib telah merilis 10 Tanda Dia Selingkuh.

SEBUAH studi menunjukkan bahwa 50 hingga 60 persen pria yang telah menikah pernah melakukan seks di luar nikah pada suatu waktu selama pernikahan mereka. Sayangnya seringkali wanita kurang tanggap terhadap ketidakberesan pasangannya, bahwa ada sebentuk kecurangan yang telah dilakukannya di balik punggung Anda.

Penting agar wanita memiliki banyak informasi dan pengetahuan agar tidak dicurangi pasangan. Dr Dennis Lin, seorang ahli terapi seks dan psikiater dari Beth Israel Medical Center di Manhattan memberikan 10 tanda peringatan kecurangan yang dilakukan pasangan Anda.

1. Pernah tertipu sebelumnya

Tak diragukan lagi, perilaku kecurangan seperti perselingkuhan (affair) yang pernah Anda lakukan dulu menimbulkan balas dendamnya terhadap Anda di masa depan. Ini ibarat pintu yang membukakan jalan baginya untuk memberlakukan perselingkuhan sebagai kewajaran, karena sebelumnya Anda telah mengajarinya untuk berbuat curang.

2. Senang tebar pesona

Apakah pasangan Anda senang tebar pesona dan memiliki daya tarik seksual yang luar biasa? Hati-hati bakat alamnya itu akan dipergunakan dengan baik untuk bermain mata dengan penggilanya di luar sana.

3. Tak pernah merasa bersalah

Pria yang telah pernah bersalah dengan berselingkuh cenderung berusaha menutupi kecurangannya itu dengan berlaku sewajarnya di hadapan Anda. Hati-hati saja karena sepertinya dia pintar bermain watak dan hebat dalam mengendalikan emosinya di depan Anda.

4. Pintar berbohong

Jika dia sangat pintar melakukan banyak kebohongan dalam hidupnya, maka bisa dipastikan diapun akan pintar berbohong kepada Anda tentang segala kecurangan yang dilakukannya di luar rumah.

5. Belajar dari pendahulunya

Mungkin tepat sebuah peribahasa lama "buah jatuh tak jauh dari pohonnya", ketika orang tua mengajarkan ketidakbenaran d dalam rumah, maka ini akan ditiru dengan baik oleh anak-anak. Dan sebelum semuanya terlambat, sangat bijak rasanya untuk mulai dari sekarang mengajarkan perilaku moral yang benar kepada buah hati kita.

6. Karir yang cemerlang

Baginya sebuah karir yang cemerlang adalah perlambang pencapaian hidupnya. Saat dia merasa dirinya begitu hebat dengan karirnya, maka egonya lantas mengambil peran. Dan dengan segala yang telah diraih, baik karir, materi dan keluarga yang baik-baik saja, maka lalu dia inginkan sesuatu yang berbeda. Sebuah perselingkuhan pun dijadikan alasan sebagai penyeimbang hidup.

7. Memberikan sedikit waktunya untuk Anda

Anda dan dia memang berada dalam satu rumah namun kedekatan sebagai pasangan hidup sepertinya tidakpernah benar-benar ada. Anda berdua pun seperti berada dalam dunia yang berbeda. Waspadalah jika ia lalu lebih sering menghabiskan waktu di dunianya sendiri, dengan pekerjaan, teman dan hobinya saja. Jarak yang sengaja diciptakannya inilah awal berkembangnya sebuah perselingkuhan.

8. Menciptakan jarak

Apakah sudah tak ada lagi kehangatan yang membara antara Anda dan pasangan? Saat dia tak lagi ingin memeluk Anda setiap waktu, dan dia lebih memilih tidur dengan berpakaian lengkap daripada menikmati ketelanjangan Anda berdua dengannya di atas ranjang. Hal ini adalah caranya untuk melepaskan diri dari ikatan dan inilah penunjukkannya secara tidak langsung bahwa kehangatan telah didapatnya di tempat lain.

9. Menutup rapat ranah privasinya

Sesekali periksa browser history di komputernya, pantaulah sejauh mana ia telah berselancar ke dunia maya. Sebuah akun email baru dengan password yang terkunci itu pun bisa jadi sinyal bahwa rahasia privasi tentang segala kecurangan yang mungkin telah dilakukannya tak boleh diketahui Anda.

10. Nomor ponselnya berubah

Terakhir, dan ini masih mengacu pada poin nomor 9. Waspadailah ketika dia mulai mengunci ponselnya dengan password. Bisa jadi ini dilakukannya agar Anda tak lagi bisa memantau inbox dan outgoing calls atau incoming calls yang masuk ke dalam ponselnya. Pun waspadai juga ketika dia memiliki nomor baru dan tak memberitahukannya kepada Anda.

Kewaspadaan, bukan kecurigaan

Anda tak harus selalu curiga padanya, karena kenyataannya pengawasan Anda yang ketat justru membuatnya menjadi tidak nyaman dan semakin menjauh. Namun dengan dosis waspada yang tepat dan sehat dapat membantu menjauhkan Anda dari sakit hati yang tidak perlu. Mengetahui 10 tanda ini dan menanamkannya dalam pikiran Anda adalah awalan yang baik agar pernikahan Anda terselamatkan.(maya/CN19)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar