Minggu, 07 Maret 2010

Hindari Kecelakaan saat Bercinta


Seperti berita yang dilangsir oleh Mediaindonesia yang ditulis oleh Yulia Permata Sari, tentang menghindari kecelakaan dalam bercinta.

TERLALU antusias dan kurang berhati-hati saat beraksi di atas tempat tidur bisa berisiko membuat diri sendiri terluka. Ketahui sejumlah hal yang berpotensi menimbulkan cedera dan bagaimana cara mencegahnya.

Memar
Terlalu semangat mendorong, meraba-raba, mencium, atau menghisap selama bercinta dapat menyebabkan memar atau bekas kemerahan di kulit, yang bisa bertahan hingga dua pekan. Menurut R. Bytomski, D.O., seorang dokter di Duke University Medical Center, penurunan aliran darah ke area memar tersebut bisa memperkecil ukurannya.

Coba gosok area kulit yang memar menggunakan es selama 20-30 menit sebanyak tiga kali sehari dalam dua hari pertama, lalu balut dengan perban.

Nyeri otot
Teknik bercinta yang rumit bisa membuat otot terasa sakit atau nyeri seperti habis mendaki gunung. Untuk mengurangi rasa sakit apa pun yang masih terasa hingga 24-36 jam setelahnya, lakukan peregangan selama 20-30 menit sebanyak dua atau tiga kali sehari, saran Dr. Bytomski.

Untuk mencegah rasa sakit di lain waktu, coba berlatih yoga secara rutin empat kali dalam seminggu untuk melenturkan tubuh.

Kulit lecet
Karpet, lantai kayu, seprai, atau permukaan sofa yang kasar bisa membuat kulit lecet jika tergesek. Apabila mengalaminya, bersihkan luka dengan sabun dan air hangat, angin-anginkan hingga kering, lalu oleskan salep antibiotik. Balut luka dengan perban antilengket untuk menjaganya tetap bersih, saran Dr. Bytomski. Ganti perban setiap hari, lalu lepaskan jika sudah mengering.

Untuk mencegah cedera yang sama terulang kembali, ganti seprai tempat tidur dengan kualitas terbaik yang lebih lembut, atau hamparkan selimut tebal dan nyaman ketika bercinta di zona selain tempat tidur. Hindari bahan handuk atau wol.

Iritasi vagina
Iritasi vagina terjadi apabila vagina tidak memproduksi cukup banyak pelumas, atau Anda memiliki reaksi buruk terhadap produk pelumas. Iritasi juga bisa terjadi jika pasangan lupa mencuci tangan dengan baik setelah memegang sesuatu yang pedas seperti cabai.

Untungnya, vagina bisa menyembuhkan diri sendiri secara natural berkat pembersih asam alaminya. Hindari berhubungan intim dan memasukkan benda apa pun ke dalam vagina (seperti tampon) selama 48 jam ke depan. Untuk meredakan ketidaknyamanan, coba mandi berendam dengan air hangat tanpa sabun sebanyak dua kali dalam sehari, saran Hilda Hutherson, M.D., asisten profesor kebidanan dan ginekologi di Columbia University Medical Center, New York City.

Untuk mencegah kejadian yang sama terulang lagi, minta pasangan melakukan foreplay lebih lama, yakni sekitar 30 menit atau lebih sampai Anda benar-benar terangsang dan vagina memproduksi pelumas alami.

Jika menggunakan produk pelumas baru, lakukan tes terlebih dulu dengan mengoleskannya ke labia bagian dalam, lalu tunggu selama beberapa jam untuk melihat reaksinya. Selain itu, pastikan pasangan mencuci bersih kedua tanggannya sebelum beraksi di atas tempat tidur. (Mediaindonesia)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar